Sentil Masalah Uang Negara ,Sandra Rondonuwu: Evaluasi Kadis Pariwisata Sulut

TopM-Sulut_ KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023 dibahas Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Sulut, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (8/8/2022).

 

Berjalannya pembahasan, anggota Banggar DPRD Sulut, Sandra Rondonuwu (Saron) menyentil anggaran Rp 13 miliar yang dialokasikan ke Dinas Pariwisata Sulut. “Saya melihat pengalokasian anggaran sebesar 13 miliar terlalu kecil dan sedikit untuk Dinas Pariwisata. Benar yang disampaikan oleh pak James Tuuk itu terlalu kecil, tetapi bagi saya Rp 13 miliar ini terlalu besar di bawah kepemimpinan kadis saat ini,” tegasnya.

 

“Boleh ditambah dengan catatan kadis mohon dievaluasi. Jika ia masih tetap, mohon Rp 13 miliar ini dikurangi,” pintanya.

Baca juga:   BWS Support Kebutuhan Petani, Jems Tuuk Apresiasi Kabalai I Komang Sudana

 

Menurutnya, super perioritas destinasi pariwisata di Indonesia ada 5, yakni Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang. “Sungguh luar biasa ketika Sulut masuk super perioritas tersebut,” terang anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, sembari meminta Sekprov Sulut, Praseno Hadi evaluasi Kadis Pariwisata Sulut, Henry Kaitjily.

Setelah mendengarkan masukan dan tanggapan dari anggota legislatif Dapil Minsel-Mitra ini, ditanggapi Sekprov Praseno Hadi, dan selaku pimpinan TPAD. “Makasih untuk masukan, arahan dan sarannya dari anggota banggar yang ada. Untuk Dinas Pariwisata akan kami evaluasi,” jawabnya. Pembahasan KUA dan PPAS tahun anggara 2023, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen.

Baca juga:   Pesta Rakyat Syukuran HUT Ke-396 Kota Manado Sukses di Gelar di Pulau Bunaken

 

(dvd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *